Pages

BeatMaster Radio

Free Shoutcast HostingRadio Stream Hosting

Mar 1, 2007

Bahtera "NUH"

Norwegia membangun "Bahtera Nuh" untuk menyelamatkan bibit tanaman yang menjadi bahan makanan. "Bahtera Nuh" yang berbentuk kubah besi itu dibangun di pegunungan sebuah pulau terpencil dekat Kutub Utara.

Tujuan pembangunannya tentu saja sebagai persiapan "kiamat" seperti perang nuklir, serangan asteroid dan perubahan iklim. Sehingga mirip dengan kisah berbagai kitab suci tentang "Bahtera Nuh" yang telah menyelamatkan berbagai hewan dan tanaman dari banjir besar yang melanda bumi.

Namun "bahtera" satu ini tidak berbentuk seperti kapal, melainkan berbentuk kubah besi. Namanya Kubah Bibit Internasional Svalbar.

Pembangunannya dimulai Maret 2007 dan bank bibit direncanakan dibuka tahun 2008. Biaya pembangunan ditanggung pemerintah Norwegia yakni sebesar USD 5 juta. Rencananya mampu menampung 3 juta sampel bibit.

Kubah akan dibangun 120 meter di dalam gunung di pulau Spitsbergen. Pulau berlokasi 1.000 kilometer dari daratan utama Norwegia itu dipilih karena menawarkan stabilitas yang dibutuhkan untuk proyek jangka panjang.

"Kami melihat jauh ke masa depan. Kami melihat level radiasi di dalam gunung, dan melihat struktur geologi kawasannya," ujar Direktur Eksekutif Global Crop Diversity Trust, Cary Fowler, seperti dilansir bbc.co.uk, beberapa waktu lalu.

Global Crop Diversity Trust merupakan lembaga yang mengisi koleksi bibit, merawat dan memastikan konservasi bibit tanaman berjalan baik di "Bahtera Nuh" tersebut.

Menurut Fowler, dengan membangun jauh ke dalam gunung, kondisi di sekelilingnya akan menyediakan pendingin alami ketika sistem mesin gagal berfungsi. Seketika sampel masuk dalam kubah, dia akan terjaga dalam suhu -18 derajat Celcius.

"Kami juga menirukan perubahan iklim secara drastis 200 tahun ke masa depan, yang memasukkan pencairan es di Kutub Utara, Selatan dan Greenland, untuk memastikan lokasi ini di atas permukaan air," beber Fowler.

Arfi Bambani Amri - detikcom

0 comments: