Pages

BeatMaster Radio

Free Shoutcast HostingRadio Stream Hosting

Feb 23, 2009

Tips Cermat Merencanakan Pernikahan Outdoor

Beberapa pasangan menginginkan pernikahan dengan format outdoor wedding atau pernikahan di luar ruangan karena pernikahan outdoor cenderung berkesan sederhana namun ‘hangat’, selain tentu saja dalam beberapa hal dapat menghemat anggaran pernikahan. Konsep ‘luar ruangan’ disini dapat berupa kebun belakang rumah, open space/taman di sebuah hotel, bahkan di pantai. Berikut ini beberapa tips dalam merencanakan pernikahan outdoor:

1. Pilihan Hari.
Sebaiknya Anda memilih hari yang ada di bulan-bulan musim kemarau, sehingga dapat meminimalisasi risiko turunnya hujan.

2. Hujan.
Mengingat Anda tinggal di daerah beriklim tropis dengan 2 musim –hujan dan kemarau- yang kacang tidak terprediksi, maka tidak ada salahnya Anda juga menyiapkan acara cadangan ketika tiba-tiba hujan turun di lokasi pernikahan outdoor Anda. Anda bisa menyewa tempat cadangan, tenda sederhana sebagai tempat tamu undangan duduk dan menikmati hidangan, menyiapkan sejumlah payung untuk tamu undangan, jika sewaktu-waktu hujan turun.

3. Jumlah Tamu Undangan.
Sesuaikan jumlah tamu undangan dengan luasan taman/kebun yang akan Anda gunakan untuk pernikahan outdoor. Ukurlah area di mana Anda akan menempatkan tempat duduk tamu-tamu Anda. Sediakan setidaknya 60 meter persegi untuk setiap kursi lipat. Gunakan matematika untuk menghitung jumlah tamu yang akan Anda undang berbanding luasan area kebun/taman.

4. Undangan.
Pastikan bahwa tamu-tamu Anda telah mengetahui agenda acara pernikahan yang akan dilaksanakan di luar ruang (outdoor) lengkap dengan dresscode-nya dengan mencantumkannya pada undangan.

5. Tema Pakaian.
Tentukan tema pernikahan Anda lengkap dengan dress-code-nya, baik mengenai warna pakaian, jenis pakaian era-tahun tertentu (60-an, 80-an), maupun pakaian tradisional Negara tertentu (Hawaiian, Americana, dsb)

6. Tema Makanan.
Sesuaikan menu hidangan untuk tamu dengan tema pernikahan Anda, sehingga tamu-tamu undangan semakin merasakan nuansa kental tema pernikahan Anda.

7. Tata Acara.
Rencanakan acara informal setelah acara inti usai dilaksanakan. Karena pernikahan outdoor identik dengan suasana informal dan akrab, maka lupakan aturan dan protokoler pernikahan resmi yang ada. Anda bisa mengatur acara-acara informal agar tamu undangan lebih santai menikmati acara pernikahannya seperti membiarkan mereka duduk santai sambil menikmati berbekyu dan live music berirama sedang –tidak terlalu kerasa atau sedang.

8. Event Organizer.
EO dalam hal ini tidak selalu sebuah biro jasa pengatur acara namun dapat juga saudara/teman dekat Anda yang Anda percayai mengatur jalannya kegiatan sedari awal hingga akhir. Baik urutan acara maupun mengkoordinasi item-item pengisi acaranya.

9. Perijinan.
Apabila acara Anda diselenggarakan di tempat-tempat umum, pastikan Anda sudah mengajukan perijinan ke pihak-pihak berwenang sehingga ketika acara berlangsung mereka tidak mempertanyakan perihal acara Anda.

10. Infrastruktur.
Pastikan arena outdoor Anda didukung pula oleh infrasutruktur dasar, seperti km/wc, listrik maupun air bersih, seperti halnya fasilitas di gedung pernikahan. Sehingga memudahkan tamu undangan apabila sewaktu-waktu membutuhkan fasilitas tersebut.

Sumber: Tips Anda



Yuwie - Get Friends

Jaringan BLoGGer


0 comments: