Pages

BeatMaster Radio

Free Shoutcast HostingRadio Stream Hosting

Feb 10, 2010

Cinta Bukan Berwujud Bunga

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian. "Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut. "Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan" Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?". Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, "Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?"

Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok." Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan.... "Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya." Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya.

"Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya."

"Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.".

"Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu."

"Kamu selalu pegal-2 pada waktu 'teman baikmu' datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal."

"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 'aneh'. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami."

"Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu."

"Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu".

"Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku."

"Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya mencintaimu."

"Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu. aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu."

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya.

"Dan sekarang, sayangku, kamu telah selasai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu."

"Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.".

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.

Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya
telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".

..from a milist...

Read More......

Jan 15, 2010

Pria, Pahlawan Yang Terluka

Kebanyakan pria lebih memilih mati daripada dihina di depan umum. Hanya sedikit wanita yang mengerti betapa kuatnya perasaan seorang pria mengenai hal ini. Sejak kecil, pria belajar tentang prinsip untuk bertingkah laku tertentu. Pria jarang berbicara secara terbuka mengenai peraturan ini, tetapi pria juga jarang berbicara terbuka tentang masalah yang sangat pribadi. Peraturan itu ada, merasuk sampai ke tulang-tulangnya dan diperkuat oleh budaya dalam ratusan cara yang halus maupun tidak halus. Pria hidup dengan peraturan ini walaupun mereka tidak dapat mengatakannya. Walaupun mereka tahu peraturan itu tidak rasional, tidak realistis, dan tidak sehat.

Peraturan itu berbunyi seperti ini: Pria tak pernah gagal, pria selalu kuat, pria tidak menunjukkan kelemahan mereka, pria harus memimpin, pria tidak boleh menangis, pria menyimpan masalah mereka sendiri, pria tidak meminta pertolongan, pria harus benar, pria melindungi diri mereka dengan segala cara, dan pria tidak tergantung pada orang lain.

Walaupun kebanyakan pria akan tetap menolaknya, mereka juga terluka seperti wanita. Kenyataannya, pria kerap kali lebih mengambil hati peristiwa kehilangan, ditolak dan gagal daripada wanita. Walaupun begitu, pria mungkin lebih bisa menutupi luka-luka mereka dan menyimpan kepedihan itu di hati, sementara wanita lebih mudah menghadapi luka-luka mereka dan membiarkan rasa sakit hati itu keluar. Karena itu, pria cenderung mengalami luka lebih lama, dan luka mereka tidak sembuh sempurna.

Oleh karena itu, kebanyakan pria tidak menyukai segala bentuk konseling. Ketika sepasang suami istri datang ke kantor saya untuk kali pertama, sang suami biasanya merasa enggan. Ketika saya menanyai sang suami mengapa ia datang ke sini, ia biasanya mengatakan seperti ini, "Istri saya yang membuat janji" atau "Saya tidak tahu kenapa saya harus datang ke sini" atau "Karena istri saya memaksa" atau "Istri saya berpikir bahwa pertemuan ini penting" atau "Akan timbul masalah besar jika saya tidak ikut" atau "Ada beberapa hal yang perlu dibicarakan oleh istri saya."

Apabila saya menanyai sang istri mengapa ia datang ke sini, ia biasanya memberikan jawaban yang hati-hati, daftar yang detail mengenai kesulitan-kesulitan besar maupun kecil yang mereka hadapi dalam pernikahan. Ia mengatakan kepada saya kapan timbulnya setiap persoalan, dan bagaimana mereka berdua telah berusaha memecahkannya.

Ketika sang istri berbicara, sang suami kelihatannya sangat tidak nyaman. Sang suami mungkin menyangkali hal-hal yang detail, tetapi biasanya ia setuju tentang masalah-masalah besar. Ketika sang istri selesai, saya berbalik kepadanya dan berkata, "Anda sungguh beruntung. Suami Anda pasti sangat mencintai Anda, sehingga ia mau meninggalkan zona nyamannya dan datang ke pertemuan ini bersama Anda. Saya harap Anda tahu bagaimana sulitnya hal ini baginya."

Kemudian, saya berbalik kepada sang suami dan berkata, "Keberanian Anda layak dicungi jempol. Saya senang Anda ke sini demi pernikahan Anda. Saya tidak hendak mempermalukan Anda untuk kesalahan yang telah dilakukan oleh Anda maupun istri Anda. Saya di sini akan melatih Anda sehingga dapat bermain dengan lebih baik dalam pertandingan. Setiap atlet yang baik memerlukan pelatih yang menolongnya untuk menggapai yang terbaik." Pada saat itu, biasanya sang suami menjadi amat santai dan siap berbicara. Ia mau mengambil resiko karena saya telah mengakui keberaniannya dan saya berbicara dalam bahasa pria.

Pria cenderung tidak mau membicarakan luka hati atau persoalan mereka, kecuali jika hal-hal itu menjadi di luar kontrol, sehingga tidak ada pilihan lain. Mereka berbicara secara terbuka tentang kesulitan mereka dengan resiko malu dan kehilangan rasa hormat. Oleh karena itu, mereka tetap menjaga hal itu secara pribadi dan menolak membukanya. Mereka tidak pergi ke konselor, dokter atau pendeta untuk membicarakan masalah-masalah pribadi kecuali kalau terpaksa. Wanita berkata, "Mari kita bahas masalah ini dari awal dan mengatasinya sebelum menjadi besar." Pria cenderung berkata, "Ini bukan masalah besar. Mari kita tunggu dan kita lihat apakah masalah ini akan terpecahkan sendiri."

Menceritakan rasa sakit dan perjuangan mereka merupakan salah satu cara bagi wanita untuk berhubungan satu sama lain dan membangun ikatan persahabatan. Ini adalah kesempatan untuk menguatkan, menyemangati dan saling mengenal. Wanita yang lain biasanya akan datang berempati dan memperkuat yang menderita. Wanita melihat berbagi sebagai unsur yang luar biasa positif. Kaum wanita memang tidak akan asal membicarakan masalahnya kepada siapa saja, tetapi mereka punya lebih banyak orang yang bisa dipercaya daripada kebanyakan pria. Wanita lebih mudah percaya dan menganggap orang lain berkata jujur walaupun bisa saja orang tersebut sebenarnya berbohong.

Wanita mengasumsikan yang terbaik. Apabila seseorang mengkhianati mereka, mereka akan mengeluarkan orang itu dari daftar mereka. Pria cenderung mengasumsikan yang terburuk dan mereka hanya menyimpan daftar beberapa orang saja. Mereka melihat setiap orang sebagai pengkhianat potensial yang siap menggunakan informasi pribadi untuk merusak, meremehkan atau menghancurkan mereka. Mereka melihat kehidupan sebagai pertandingan; menunjukkan kelemahan akan menguntungkan musuh secara tidak adil. Kaum pria percaya bahwa satu-satunya cara untuk mempercayai orang adalah dengan memperhatikan mereka, mempelajari mereka, mengetes mereka, mendengar mereka, mengetes mereka lagi... dan kemudian mungkin mempercayai mereka. Tetapi mungkin saja tidak.

Pria melindungi hati mereka. Bukannya menunjukkan rasa luka dan kegagalan mereka, mereka justru menjadi marah, mengontrol, atau menuntut. Ketika pria merasa rentan, mereka acapkali menjadi sangat defensif. Kerap kali mereka melakukan kompensasi yang berlebihan akan kemaskulinannya sehingga menyingkirkan orang lain. Atau mereka mungkin menenggelamkan diri dalam pekerjaan, hobi, proyek-proyek, olahraga, televisi, kecanduan, atau hampir semua hal yang menciptakan jarak dari penyingkapan yang potensial.

Jadi bagi Anda para istri, Anda harus benar-benar mengerti jika suami Anda sangat enggan untuk membuka diri sebenarnya itu berarti, "Aku sangat takut akan resiko untuk mudah diserang." Sedangkan bagi Anda para suami, Anda harus mengerti bahwa kerelaan istri Anda untuk mengatakan permasalahannya di depan umum sebenarnya berarti, "Aku memerlukan hubungan dengan orang, terutama dengan kamu."

Sumber : DR. Steve Stephens – Lost In Translation

Read More......

Jan 11, 2010

Kalau Hewan Punya FaceBook, Apa Komentarnya ya?

Jika seandainya hewan-hewan itu benar-benar memiliki akun Facebook, apa saja status yang akan diposting mereka?

Kecoa : Maaannn, untung tadi gw kagak ke injek ama tu orang.
Anjing pudel : Duh, nunggu mo ke salon neehhh...
Nyamuk : Untung gw gak kena HIV!!
Sapi : Gila gw abis diraba-raba ma majikan gw!!
Kucing : Anak gw yang ke-7 nanya, sapa bapaknya, gawath gw lupaaa!!!
Ayam : Woy kalo besok gw blom berkokok yah berarti gw belom bangun yah!!
Buaya :

Ngajak ribut banget c thu orang, udah tau gw cowok, masih ajah dipanggil bu!
Semut : Capeeeknya abis latian paskibra!!!
Cumi2 : Abis isi ulang tinta nich.
Babi: Gw difitnah nyebarin flu. Sialan!!
Kambing : Bentar lagi Idul Adha. Ya tuhan, selamatkan aku
Cicak : yang mpunya rumah baru beli raket elektrik .. hwehe .. gwe pesta nyamuk panggang gratis nih .. mangstabh
Nyamuk : abis ngider di rumah para rastaman ... ktularan giting nih ... wuyow
Cacing kremi : buset .... ternyata gw bersarang di orang maho, cilaka!!

...from a milist....

Read More......

Dec 28, 2009

Januari 2010: Keajaiban Pemandangan Astronomi Sejak Ribuan Tahun

Hari pertama Tahun Baru 2010, selama Tahun Baru tersebut akan terjadi gerhana bulan parsial, para astronom mengatakan ini adalah peristiwa yang pertama sejak ribuan tahun terakhir. Selain itu, dalam 15 hari pertama Tahun Baru, orang-orang masih bisa melihat hujan meteor, serta akan melihat pemandangan ajaib dari gerhana matahari yang langka sejak ribuan tahun.

Menurut berita koran South East Express, Pan Xiaoqing Wakil Sekretaris Jenderal Astronomi Masyarakat Province Fujian mengatakan bahwa 2009 sampai 2010, bulan, bumi dan matahari tiga planet bertepatan bergerak ke posisi yang memudahkan terjadinya fenomena langit, sehingga dalam dua tahun beberapa keajaiban astronomi akan terjadi. Selain itu, ia telah melakukan pengamatan keajaiban astronomi dan memberikan peringatan dan pedoman yang relevan.

Pemandangan gerhana bulan pada 1 Januari

Gerhana parsial bulan sekali ini akan terjadi dari jam 02:51 hingga pada jam 3:22 pada tanggal 1 Januari mencapai maksimum gerhana, pada jam 3:54 akan berakhir, seluruh proses akan berlangsung satu jam.

Panduan Observasi: Saat itu melihat gerhana bulan tanpa memerlukan langkah-langkah untuk mengurangi cahaya, asalkan cuaca baik, bisa melihatnya langsung menggunakan mata telanjang. Perlu diingatkan bahwa dalam satu jam sebelum gerhana, karena bayangan bumi menutupi bulan, cahaya bulan akan redup, tidak secerah sebelum adanya bayangan Bumi. Setelah lebih dari satu jam saat berakhirnya gerhana bulan, juga akan terjadi hal yang sama. "Pada saat seperti ini para pecinta fotografi perlu memperbesar eksposur waktu yang tepat."

Terjadi hujan meteor pada 3 Januari

Setelah selesai mengamati "anjing langit makan Bulan", selanjutnya masyarakat juga bisa menikmati hujan meteor dari rasi bintang kuno. Seperti konstelasi bintang Quadrantids yang berdekatan dengan draco yang biasanya jarang disebut-sebut. Pada 3 Januari jam 20:00 - 24:00, diprediksikan pada konstelasi bintang tersebut ada ledakan hujan meteor pendek yang intensif. Selama waktu ini, puncak lalu lintas mencapai 120 butir per jam.

Panduan Observasi: Pada periode ledakan hujan meteor, jumlah hujan meteor diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan butir per jam. Disarankan agar para pengamat pergi jauh dari kota, jauh dari segala macam sumber cahaya buatan, mampir di pinggiran kota di puncak sebelah utara untuk menghitung jumlah bintang.

Gerhana cincin matahari pada 15 Januari

Pada 15 Januari masih ada satu kali lagi gerhana matahari. Ini adalah gerhana matahari cincin yang pertama kali sejak 22 tahun di china, juga adalah gerhana cincin matahari terpanjang di dunia selama 1.000 tahun. Di China yang pertama kali melihat gerhana cincin matahari adalah Propinsi Yunnan, dan kemudian Guizhou, Sichuan, Chongqing, Hunan, Shaanxi, Hubei, Henan, Anhui, Jiangsu, terakhir matahari terbenam Peninsula Shandong, total lebih dari 11 propinsi dan kota. Karena cincin itu sangat luas, kelangsungannya juga sangat lama, sangat jarang.

Perubahan rumit dalam fenomena langit tidak ragu-ragu lagi akan memberikan topik riset yang sangat baik kepada para astronom. Selain itu, dipandang dari catatan buku kuno, perubahan fenomena alam berkaitan erat dengan perubahan umat manusia.

Dalam Buku Perubahan China "Yi Jin" dikatakan: "langit tergantung pada fenomena, nasib baik atau buruk, seperti orang-orang kudus tergantung padanya."

"Kita melihat astronomi, dalam rangka untuk mendeteksi perubahan waktu yang berbeda-beda."

Orang zaman dulu menganggap "langit dan manusia sepadan," "Langit dan Manusia bersatu," dengan mengamati perubahan fenomena langit dapat menyimpulkan apa yang akan terjadi pada umat manusia. Jika manusia mengikuti perubahan langit, "langit" adalah lambang keberuntungan, pada dunia manusia pasti panen berlimpah-ruah, cuaca baik, hujan dan angin normal, masyarakat tenang dan damai; Bila kelakuan manusia berlawanan dengan langit, melakukan hal buruk, "langit" akan memberi pertanda buruk, bumi akan kering hujan kurang, bencana banjir, kekacauan, pemberontakan terjadi dll.

Oleh sebab itu, masyarakat kuno sangat memperhatikan pengamatan fenomena langit.

Sumber:Era Baru



Read More......

Dec 23, 2009

Christmas 2009

Read More......

Dec 22, 2009

Ibu

Seorang Malaikat menghampiri Sang Pencipta dan berkata lembut, "Banyak sekali waktu yang dihabiskan untuk menciptakan Ibu ini?"
Dan Sang Pencipta menjawab pelan, "Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan?”

1. Ibu ini harus tahan air, tahan cuci tapi bukan dari plastik.
2. Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat capai.
3. Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya.
4. Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya.

5. Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukan hati anaknya.
6. Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan
7. Enam pasang tangan.
Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya, "enam pasang tangan?"
"Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan saya, melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik", balas Sang Pencipta.
8. Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu.
"Bagaimana modelnya?", Malaikat semakin heran.
Sang Pencipta mengangguk-angguk, "sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya, "Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
"Sepasang mata ke dua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat dan sepasang mata ke tiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu harus berkata, "Saya mengerti dan saya sayang pada mu". Meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun.

"Istirahatlah", kata Malaikat.
"Saya tidak dapat, saya sudah hampir selesai"

9. Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
10. Ia harus bisa memberi makan enam orang dengan satu setengah ons daging.
11. Ia juga harus menyuruh anak umur sembilan tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi.

Akhirnya Malaikat membalik-balikkan contoh Ibu dengan perlahan.
"Terlalu lunak", katanya memberi komentar.
"Tapi kuat", kata Sang Pencipta bersemangat.
"Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita."

"Apakah ia dapat berpikir?", tanya Malaikat lagi.
"Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi", kata Sang Pencipta.

Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu di pipi. "Ternyata ada kebocoran di sini"
"Itu bukan kebocoran", kata Sang Pencipta.
"Itu adalah air mata, air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, air mata, dan air mata lainnya."

Hormatilah...
Cintailah...
Sayangilah...
Itu semua diserahkan secara tulus hati kepada Ibu...

-Happy Mother Day-
(unknown)

Read More......