Pages

BeatMaster Radio

Free Shoutcast HostingRadio Stream Hosting
Showing posts with label Run 4 Wedd. Show all posts
Showing posts with label Run 4 Wedd. Show all posts

Nov 15, 2012

3


Read More......

Aug 27, 2009

* Jangan Menikah Karena...*

Bagaimana cara berpacaran yang baik?

80% masalah keluarga yang timbul setelah pernikahan adalah disebabkan karena masa pacaran yang tidak baik.Dan selama pacaran yang tidak baik ini seperti menaruh bom waktu yang akan meledak ketika
seseorang melanjutkan pacarannya ke jenjang pernikahan.Banyak orang berpacaran dengan melalui pergaulan yang tidak sehat.Padahal Tuhan rencanakan banyak hal baik yang dimulai dari pergaulan.

*"Janganlah kamu sesat: pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik"*.

Berikut adalah motivasi salah dalam berpacaran yang terkadang terdapat dalam pikiran, dan hal ini kita terus bawa hingga perkawinan:

*Masalah usia*
Sering kita menganggap kalau kita harus menikah di usia tertentu yang kita anggap sudah cukup.
Hal ini salah. Allah punya rencana untuk tiap mahluk-Nya berbeda-beda.Dan usia tiap orang untuk menikah berbeda-beda.Untuk itu hendaknya kita tidak menghakimi teman kita yang sering kali dianggap 'perawan tua' atau semacamnya. Usia matang bukan berarti obral besar-besaran, namun bukan juga tetap jual mahal.


*Rasa kesepian*
Jangan menikah bila kita belum menang dari rasa kesepian kita.
Faktor ini terkadang terjadi pada kaum wanita.
Dengan anggapan bahwa dirinya kesepian, maka ia akan menerima siapa saja yang tertarik dengannya.

*Tekanan dari orang tua atau teman*
Ingatlah bahwa kita menikah karena rencana Tuhan, dan bukan atas dasar tekanan dari orang lain.Berusaha membuat senang orang tua atau teman suatu saat akan membahayakan hubungan, apalagi jika masuk dalam pernikahan.

*Merasa sudah cocok*
Disaat kita menemukan calon, dan kita merasa sudah cocok, hati-hatilah!Kita harus teliti lebih jauh tentang diri pasangan kita.Seperti cerita, sepasang muda-mudi yang merasa bahwa pasangannya itu baik dan segera akan menikah karena kebaikan pasangannya itu.Ingat! bahwa kita bukan mencari orang baik untuk dijadikan pasangan hidup, tetapi orang benar.Karena orang baik belum tentu orang benar, tetapi orang benar pasti seorang yang baik.

*Alasan Materi*
Seperti warisan, kekayaan dan jabatan yang sifatnya tidak kekal dan hanya menjadikan manusia rakus harta. Banyak orang mengganggap kebahagiaan tergantung harta banyak sehingga mereka berani menjual imannya demi pasangan yang dianggap mapan.
Ini salah besar.Tuhanlah sumber kebahagiaan sehingga meninggalkan iman artinya melepaskan diri dari damai sejahtera yang dijanjikan Tuhan.

*Asmara atau ketertarikan jasmani*
Ingatlah janganlah menginginkan kecantikannya dalam hatimu, janganlah terpikat oleh bulu matanya.Karena apabila kita sudah menjadi tua pun semua kecantikan itu akan hilang.

*Hasrat dan Nafsu Biologis*
Ini dikhususkan untuk kaum pria.Janganlah menikah bila seorang pria belum menang dalam hal kekudusan atau nafsu.
Janganlah berpikir kalau menikah adalah alternatif lain untuk seorang pria daripada ia lari ke berbuat dosa.Menikahlah dengan niatan atau maksud baik.

*Kuasa gelap*
Janganlah kita sekali-kali memakai cara ini dalam menentukan pasangan hidup kita.
Ingat apa yang ditabur itu yang akan dituai.
Iblis mungkin akan memberikan kepada kita wanita yang sempurna, pria yang sempurna seperti yang kita idamkan, tapi ia akan memberikan kuitansi pada kita.

Misalnya: perkawinan anda hanya berumur lima tahun, atau anak yang anda lahirkan akan idiot, atau anda harus mengalami sakit-penyakit, masalah dengan bisnis anda,dan sebagainya.
Tapi kalau kita meminta pada Tuhan, DIA memberikan yang menurutNya terbaik untuk kita, malah Ia akan memberikan damai sejahtera kepada keluarga kita selamanya, yang tidak akan dapat ditukar dengan uang seberapa besarnya pun. Jadi jangan pernah berpikir: *"Bila cinta ditolak,dukun bertindak".*

* Jika Menikah Adalah Prioritas... *
Jika menikah adalah salah satu prioritas yang ingin dicapai, maka penting untuk mengetahui, apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum masuk ke dalamnya.. Selain itu, kita perlu juga memperhatikan keseimbangan antara aktivitas-aktivitas persiapan yang dilakukan untuk mencapai rencana tersebut.

Berdasarkan survei, mayoritas orang menghabiskan waktu dan energi untuk mempersiapkan pernikahan sebatas urusan finansial.Karena itu, banyak yang bekerja rodi siang dan malam supaya bisa mengkredit rumah, mobil, dan segala kebutuha pernikahan lainnya.

Pergi dari rumah jam 7 pagi, baru pulang lagi jam 9 malam.
Sabtu juga kerja, dari siang sampai sore. Bisa sampai malam kalau tiba-tiba ada klien penting yang berkunjung.
Minggu pagi menjadi waktu terbaik untuk "tewas" dengan tenang di tempat tidur.
Minggu siang bertemu dengan pasangan untuk makan siang bersama, jalan-jalan di mall, atau ke pameran furniture untuk mulai mencari perlengkapan rumah tangga.
Mingu sore ke gereja lalu mencari cafe untuk makan malam bersama.
Di situlah, selama kurang lebih 1 jam, akhirnya ada waktu untuk bicara dari hati ke hati.
Tapi hanya itu. Satu jam seminggu untuk bicara dengannya.
Dan beberapa bulan kemudian, atas desakan orang tua dan calon mertua yang selalu berkata, "*Cepat menikah, sudah umur berapa sekarang*?" lonceng pernikahanpun segera dibunyikan.

Demikian intisari dari survei sederhana yang dilakukan oleh Young Life Indonesia (YLI), sebuah *ministry* yang bergerak di kajian kepemimpinan kaum muda dan profesional Indonesia .

Analogi dari situasi ini adalah orang yang hendak membangun rumah.
Dia bekerja mati-matian supaya bisa membeli semen, batu, pasir, cat, dan sebagainya.
Tapi, di saat-saat terakhir, dia tidak tahu apakah tanah tempat dia akan membangun rumah itu cukup kuat untuk dijadikan fondasi.Dan dia juga sebenarnya tidak yakin, rumah dengan gaya seperti apakah yang akan dibangunnya.Pokoknya rumah, bentuknya seperti apa, bagaimana nanti! Bukankah Tuhan akan menolong?

*Ada 4 aspek aktivitas yang digunakan untuk melihat apakah aktivitas seseorang sudah seimbang atau belum:*
1. Pekerjaan
2. Pengaturan hidup atau disiplin diri
3. Pengembangan diri atau pembelajaran
4. Hubungan dengan orang lain

Sementara itu, definisi "seimbang" di sini dilihat dari 2 dimensi:
- keseimbangan aktivitas-aktivitas yang dijalankan
- kesesuaian antara rencana dengan aktivitas-aktivitas tersebut.

Hasil surveinya, 67% dari 31 orang yang diriset menunjukkan ketidakseimbangan dalam beraktivitas.
Sedang dalam dimensi kedua, 9% lebih melakukan aktivitas-aktivitas yang tidak terkait sama sekali dengan apa yang direncanakan, dan sekitar 45% melakukan aktivitas-aktivitas yang kurang terkait dengan rencana.

Riset sederhana ini memang tidak membahas apa dampak dari ketidakseimbangan itu.
Tapi tingginya tingkat kesibukan para konselor pernikahan di gereja-gereja, dan maraknya perceraian di antara pasangan-pasangan muda, merupakan indikasi nyata dari banyaknya orang yang dibutakan oleh cinta dan segera menikah lalu membangun rumah tangga, tanpa memiliki fondasi yang kuat secara seimbang.

Beberapa persiapan yang perlu dilakukan selain finansial antara lain:

*Mengenal Diri Pasangan Yang Asli*
Persiapan yang seringkali tidak dilakukan calon suami istri adalah mengekplorasi *the real him/her* selama berpacaran.
Umumnya pasangan hanya melakukan berbagai aktivitas bersama, tapi jarang punya keberanian melakukan dialog mendalam untuk menemukan dirinya yang asli.
Jadi intinya harus dialog-sentris, bukan sekedar aktivitas-sentris.
Apalagi karena selama masa pacaran toleransi masih tinggi sehingga asumsi tentang siapa dia diwarnai oleh persepsi yang tidak realistis.
Begitu pernikahan terjadi, langsung terkaget-kaget karena ada banyak *hidden package* yang menjadi bonus, yang baru muncul ketika situasinya kondusif.
Ternyata waktu lapar atau sakit misalnya, dia menjadi begitu emosional dan sangat tidak sabar. Perkataannya pun bisa sangat agresif.Atau ketika masuk ke soal seks, ternyata dia punya pikiran yang tidak pernah dibahas selama berpacaran.
Sekedar saran, mungkin waktu berpacaran yang ideal adalah sekitar 2-3 tahun supaya kita bisa melihatnya dalam berbagai situasi.

*Siap Mental*
Untuk seorang wanita, perlu sekali menyiapkan mental untuk menjadi penolong bagi suami dan ibu bagi anak-anak.Seringkali wanita tidak siap untuk hal itu.Apalagi karena wanita harus melahirkan anak dan mengatur rumah tangga.Karena itu wanita perlu mempersiapkan diri dengan membaca buku-buku tentang kewanitaan, anak, dan keluarga sebelum menikah.Juga perlu belajar tentang manajemen waktu dan manajemen keuangan.

*Siap-siap Menjadi PhD (**Perfect Husband and Daddy**)*
Setelah menikah, seorang wanita secara intuitif biasanya akan berubah.
Walaupun dia masih bekerja, tapi dia merasa bahwa rumah tangga adalah prioritas yang harus diutamakan.
Tapi seringkali pria tidak mengalami perubahan intuitif ini.
Karena itu secara khusus pria harus mempersiapkan perubahan mental ini, sebab kalau tidak akan terjadi benturan, yang jika tidak dibereskan akan menjadi jurang pemisah.
Lambat laun, kalau masing-masing punya aktivitas sendiri-sendiri, celah terhadap perselingkuhan akan mudah terbuka.

*Rencanakan Kehamilan*
Kalau pasangan sudah menikah, otomatis orang-orang akan bertanya, "*Sudah hamil belum*?" Walaupun begitu, sebaiknya kita jangan cepat-cepat punya anak kalau belum siap, terutama jika belum siap dari segi finansial dan pembelajaran tentang anak.

Harus dipikirkan, jika punya anak nanti apakah istri akan tetap bekerja?
Kalau ya, anak akan tinggal dengan siapa?
Kalau dengan suster, otomatis nilai-nilai dari suster-lah yang akan diturunkan ke anak.Tapi kalau istri yang mengasuh anak sehingga tidak bekerja, apakah secara finansial sudah mencukupi?

*Seimbangkan Perubahan Aktivitas*
Apakah kita sudah punya komunitas yang tepat, yang bisa mendukung pertumbuhan rohani kita dan anak-anak kita?
Kadang ada komunitas yang sangat menekankan jemaat untuk terlibat dalam pelayanan.Kalau mengurangi pelayanan berarti sudah mundur.Ini akan membuat kita merasa bersalah.Karena itu aktivitas yang dijalani ketika masih *single* dan setelah berkeluarga harus ditimbang ulang supaya terjadi keseimbangan.

*Rumah dan Mertua*
Kita harus membina hubungan yang sehat dengan keluarga besar calon pasangan kita.
Jika hubungan tidak harmonis, dikuatirkan nantinya akan terjadi intervensi dari mertua atau anggota keluarga lain.Tapi selain itu, tiap pasangan memang seharusnya tinggal sendiri (tidak tinggal di pondok mertua indah).Karena perbedaan-perbedaan yang ada dapat memicu perselisihan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.Tidak harus membeli rumah, minimal awalnya menyewa atau mengontrak.Hidup bisa dibuat menjadi lebih seimbang, sederhana, dan berkualitas, jika kita mengetahui gambaran besar dari apa yang akan dihadapi dan fondasi yang dibutuhkan untuk mewujudkan gambaran tersebut.

Alasan Yang Buruk Untuk Menikah

Semua berawal dari alasan.Atas dasar apa Anda akhirnya memutuskan untuk menikah.Hal ini juga rupanya bisa mempengaruhi kehidupan dan kisah rumah tangga Anda kelak.

Coba simak 9 alasan terburuk mengapa seseorang memilih untuk segera mengakhiri masa lajang.

*Menikah Karena Uang*
Ini sebenarnya hal yang gawat.Menikahi seseorang hanya karena ia bisa memberikan kehidupan berlimpah uang adalah alasan yang buruk.Jika pasangan Anda sampai tahu, ini bisa saja menyakiti perasaannya.
Materi memang perlu namun jika uang adalah dasar mengapa Anda menikahi seseorang, baiknya pikirkan lagi.

*Dikejar Target*
Setiap orang pasti punya target. Namun apakah kapan Anda akan menikah juga harus benar-benar memenuhi target.. Bagaimana jika akhirnya Anda bertemu seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan Anda di akhir target itu. Apakah Anda akan nekat menikahinya?
Dan jika dalam jangka waktu yang ditetapkan ternyata Anda belum siap berumahtangga, bagaimana pula kehidupan anak istri Anda kelak?

*Ingin Tinggalkan Rumah Orang Tua*
Hal ini biasanya dialami oleh wanita.Jemu dengan kehidupan yang tak begitu bahagia dengan orang tua, anak memutuskan untuk meninggalkan rumah dengan cara menikah.Namun bukan begitu cara memecahkan masalah.
Ini seperti Anda berlari dari wajan namun tercemplung ke dalam api.Akan lebih baik Anda menahan diri hingga menemukan seseorang yang benar-benar mantap.

*Orang Tua Menyukai Calon Anda*
Ingat! Yang menikah dan akan berumah tangga adalah Anda, bukan orang tua..
Ada bagusnya saran orang tua Anda dengarkan namun jangan pertimbangkan pernikahan terburu-buru karena hal tersebut.Anda hidup di jalan Anda sendiri, untuk urusan yang satu ini usahakan keputusan benar-benar ada di tangan Anda.

*Inginkan Anak*
Menginginkan anak adalah alasan yang salah untuk banyak orang. Anda tak begitu sreg dengan pasangan, namun anak telah lahir.Ketika keinginan Anda sudah terpenuhi, Anda tetap akan berkutat dengan pasangan yang sama, yang mungkin tidak pernah Anda inginkan.Tak ada orang yang sempurna, namun bukankah orang tua harus memberikan contoh saling mengasihi dan menghormati? Pertimbangkan!

*Menikahi Selingkuhan*
Selingkuh mungkin saja indah. Tapi menikahi selingkuhan Anda belum tentu..Hubungan yang diawali dengan jalan yang salah akan berakhir tak begitu baik pula.Ini tak akan jadi landasan yang kuat, karena seseorang yang mau berselingkuh dengan Anda biasanya tak akan punya beban untuk menyelingkuhi Anda.

*Butuh Ayah/Ibu Untuk Anak Anda*
Jika Anda menemukan orang yang tepat, selamat. Namun jika tidak, jangan lakukan ini. Akan jadi lebih buruk jika anak Anda punya ayah atau ibu tiri yang mengerikan. Daripada begitu lebih baik ia punya orang tua tunggal yang sangat menyayangi dan memperhatikannya.

*Ajang Pembuktian Diri*
Ini tak pernah jadi ide yang baik karena jika teman Anda curiga Anda adalah seorang pecinta sesama jenis, menikah tak akan membuat orang berhenti mencurigai.Dengan menikah Anda malah melibatkan orang lain ke dalam masalah Anda ini. Jika Anda benar pecinta sesama jenis, menikah bukanlah obat tepat. Jujurlah pada diri sendiri.

*Tekanan Sosial*
Semua teman Anda telah menikah, bahkan beberapa diantara mereka telah bercerai.
Hanya Anda saja mungkin yang belum mencicipi kehidupan rumah tangga.
Memangnya apa yang salah dengan hal tersebut? Anda sebaiknya hidup sendiri daripada bersama seseorang dalam keterpaksaan.
Tak perlu menurunkan standar pasangan hanya karena Anda ingin segera menikah.

...(unknown)...


Yuwie - Get Friends

Jaringan BLoGGer


Read More......

Jul 7, 2009

Where to Start Preparing Your Wedding?

Calon pengantin seringkali bingung dalam mempersiapkan pesta pernikahan mereka. Jangankan mempersiapkan, mulai dari mana saja seringkali tidak tahu. Bila menggunakan jasa wedding organizer sih tak masalah, karena mereka bisa membimbing persiapan pernikahan langkah demi langkah. Namun bila Anda belum atau tidak tidak menggunakan jasa WO, stop kebingungan Anda. Kita mulai dari sini!

1. Tentukan tanggal dan waktu pernikahan.
Ini penting karena berhubungan dengan pemesanan tempat, waktu untuk mempersiapkan pernikahan, durasi pesta, dan sebagainya.

2. Patok jumlah orang yang akan diundang.
Ini berbeda dengan jumlah undangan. Kita sering berasumsi bahwa satu undangan berlaku untuk dua orang. Belum tentu. Banyak orang masih menggunakan satu buah kartu undangan untuk mengundang sekelompok orang (misalnya teman-teman satu divisi di kantor). Jadi, gunakan check list daftar undangan pernikahan untuk menandai dan menghitung jumlah tamu secara akurat.

3. Putuskan tempat pernikahan.
Setelah mengetahui dengan pasti jumlah undangan, Anda bisa memilih tempat pernikahan yang sesuai dengan banyaknya tamu. Dapatkan informasi selengkap mungkin saat memilih tempat resepsi, misalnya tanggal yang tersedia, adakah tempat tersebut dipakai untuk acara lain sebelum atau setelah acara Anda, kapasitas tempat, ukuran ruangan, fasilitas yang disediakan, dan lain-lain.

4. Tentukan budget.
Setelah jumlah tamu dan tempat pernikahan dipastikan, kini Anda bisa mengetahui budget yang Anda butuhkan untuk pernikahan. Tanpa mengetahui jumlah tamu, pihak hotel (bila Anda menikah di hotel) atau catering tak dapat memberikan jumlah biaya untuk makanan. Makanan memang merupakan pengeluaran terbesar dalam pesta perkawinan, budgetnya bisa mencapai 40% dari total dana. Adapun 7 besar keperluan pernikahan adalah:

* Makanan 40%
* Dekorasi dan bunga 15 – 20%
* Busana pengantin 10%
* Akad/upacara pernikahan dan resepsi 9 – 10%
* Fotografi & videografi 9 – 10%
* Stationery 5%
* Dan lain-lain (misalnya transportasi, biaya perizinan, dan sebagainya) 5 – 10 %

5. Pilih warna, tema, dan gaya pernikahan.
Hal-hal tersebut penting untuk menciptakan pesta pernikahan yang harmonis, unik, dan indah. Be specific. Misalnya Anda memilih tema pantai, tentukan gaya pantai apa yang diinginkan karena tiap pantai punya ciri khas tersendiri. Misalnya saja, pantai Bali identik dengan bunga kamboja sementara Hawaii identik dengan buah nenas.

6. Tentukan para supplier pendukung pernikahan, seperti jasa katering, dekorator, florist, fotografer, dan sebagainya. Jangan lupa untuk menanyakan secara mendetil mengenai layanan yang mereka berikan.

7. Bentuklah panitia yang akan membantu mempersiapkan pesta dan upacara pernikahan, mulai dari akad/upacara pernikahan sampai resepsi.

8. Tetapkan timeline atau buat time schedule.
Jangan berlama-lama memilih tempat resepsi, gaun, supplier, dan sebagainya karena waktu terus berjalan. Buat tenggat waktu, misalnya Anda sudah harus memesan tempat resepsi minimal 8 bulan sebelum hari H.

Sumber:DuniaWedding


Yuwie - Get Friends

Jaringan BLoGGer


Read More......

May 29, 2009

Masuk Karantina

...tidak disangka...
setelah lewat propose, 28 Mei gw terkena cacar air. walah...
berawal sehari sebelumnya, mengalami panas cukup tinggi disertai sakit kepala yang luar biasa berat karena cuaca yang tidak menentu.

Gw hanya coba mengatasi dengan minum klorophyl + propolis dengan sesekali menenggak larutan kaki tiga ditambah madu.

Akhirnya sore tgl 28 gw putuskan cek-up ke dokter. positif! -- cacar air
Sang dokter sempat heran juga melihat cukup cepat si cacar muncul di badan.

So dokter memberikan gw obat2 :
1.Acyclovir 200 mg (utk cacar air)
2.Bimaflox 500, ciprofloxacin 500mg (antibiotik)
3.Danasone Dexamethasone 0,5 mg (utk radang tenggorokan)
4.Termagon Parasetamol 500mg (utk demam/meriang)
5.Salep

Bokin gw pun mencekoki dengan air kelapa ijo.
Wah, harus masuk "karantina" nih...

Puji Tuhan, gw mengalami ini setelah masa propose sukses dilalui.
Saat ini, masih dalam proses pemulihan kulit...


Setelah gogling, gw menemukan informasi seputar si cacar ini dari wikipedia, dan ada beberapa proses penyembuhan yg gw ikuti:

****
Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini disebarkan secara aerogen.

Masa inkubasi

Waktu terekspos sampai kena penyakit dalam tempo 2 sampai 3 pekan. hal ini bisa sitandai dengan badan yang terasa panas dingin.

Gejala

Pada permulaannya, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini khas untuk infeksi virus. Pada kasus yang lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.

Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan dengan dinding tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi). Bercak ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.

Lain halnya jika lenting cacar air tersebut dipecahkan. Krusta akan segera terbentuk lebih dalam sehingga akan mengering lebih lama. kondisi ini memudahkan infeksi bakteri terjadi pada bekas luka garukan tadi. setelah mengering bekas cacar air tadi akan menghilangkan bekas yang dalam. Terlebih lagi jika penderita adalah dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air akan lebih sulit menghilang.

Waktu karantina yang disarankan

Selama 5 hari setelah ruam mulai muncul dan sampai semua lepuh telah berkeropeng. Selama masa karantina sebaiknya penderita tetap mandi seperti biasa, karena kuman yang berada pada kulit akan dapat menginfeksi kulit yang sedang terkena cacar air. Untuk menghindari timbulnya bekas luka yang sulit hilang sebaiknya menghindari pecahnya lenting cacar air. Ketika mengeringkan tubuh sesudah mandi sebaiknya tidak menggosoknya dengan handuk terlalu keras. Untuk menghindari gatal, sebaiknya diberikan bedak talk yang mengandung menthol sehingga mengurangi gesekan yang terjadi pada kulit sehingga kulit tidak banyak teriritasi. Untuk yang memiliki kulit sensitif dapat juga menggunakan bedak talk salycil yang tidak mengandung mentol. Pastikan anda juga selalu mengkonsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit itu sendiri. Konsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji dan tomat merah yang dapat dibuat juice.

Pencegahan

Imunisasi tersedia bagi anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan. Imunisasi ini dianjurkan bagi orang di atas usia 12 tahun yang tidak mempunyai kekebalan.Penyakit ini erat kaitannya dengan kekebalan tubuh.

Pengobatan

Varicella ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat individu tersebut mengalami panurunan daya tahan tubuh. Penyakit varicella dapat diberi penggobatan "Asiklovir" berupa tablet 800 mg per hari setiap 4 jam sekali (dosis orang dewasa, yaitu 12 tahun ke atas) selama 7-10 hari dan salep yang mengandung asiklovir 5% yang dioleskan tipis di permukaan yang terinfeksi 6 kali sehari selama 6 hari. Larutan "PK" sebanyak 1% yang dilarutkan dalam air mandi biasanya juga digunakan.

Setelah masa penyembuhan varicella, dapat dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak mengkonsumsi air mineral untuk menetralisir ginjal setelah mengkonsumsi obat. Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dari buah-buahan segar seperti juice jambu biji, juice tomat dan anggur. Vitamin E untuk kelembaban kulit bisa didapat dari plasebo, minuman dari lidah buaya, ataupun rumput laut. Penggunaan lotion yang mengandung pelembab ekstra saat luka sudah benar- benar sembuh diperlukan untuk menghindari iritasi lebih lanjut.




Yuwie - Get Friends

Jaringan BLoGGer


Read More......

May 23, 2009

Propose...

...penegasan itu terjadi pada moment yang menakjubkan
dan sebuah tempat yang tidak di-rencanakan semula...
tapi menjadikan momen unik yang akan selalu membias tajam

semua berjalan apa adanya, dengan seijin YME

dengan disaksikan keluarga, saudara2, keponakan2, serta para sahabat...
pada jam 5 sore di sebuah kamar Rumah Sakit, Jakarta Timur
ikatan itu terjalin sempurna.

Terima kasih Tuhan...
Terima kasih Papa - Mama ...
Terima kasih keluarga kami terkasih...

Terima kasih 23 Mei 2009

Read More......

Feb 23, 2009

Tips Cermat Merencanakan Pernikahan Outdoor

Beberapa pasangan menginginkan pernikahan dengan format outdoor wedding atau pernikahan di luar ruangan karena pernikahan outdoor cenderung berkesan sederhana namun ‘hangat’, selain tentu saja dalam beberapa hal dapat menghemat anggaran pernikahan. Konsep ‘luar ruangan’ disini dapat berupa kebun belakang rumah, open space/taman di sebuah hotel, bahkan di pantai. Berikut ini beberapa tips dalam merencanakan pernikahan outdoor:

1. Pilihan Hari.
Sebaiknya Anda memilih hari yang ada di bulan-bulan musim kemarau, sehingga dapat meminimalisasi risiko turunnya hujan.

2. Hujan.
Mengingat Anda tinggal di daerah beriklim tropis dengan 2 musim –hujan dan kemarau- yang kacang tidak terprediksi, maka tidak ada salahnya Anda juga menyiapkan acara cadangan ketika tiba-tiba hujan turun di lokasi pernikahan outdoor Anda. Anda bisa menyewa tempat cadangan, tenda sederhana sebagai tempat tamu undangan duduk dan menikmati hidangan, menyiapkan sejumlah payung untuk tamu undangan, jika sewaktu-waktu hujan turun.

3. Jumlah Tamu Undangan.
Sesuaikan jumlah tamu undangan dengan luasan taman/kebun yang akan Anda gunakan untuk pernikahan outdoor. Ukurlah area di mana Anda akan menempatkan tempat duduk tamu-tamu Anda. Sediakan setidaknya 60 meter persegi untuk setiap kursi lipat. Gunakan matematika untuk menghitung jumlah tamu yang akan Anda undang berbanding luasan area kebun/taman.

4. Undangan.
Pastikan bahwa tamu-tamu Anda telah mengetahui agenda acara pernikahan yang akan dilaksanakan di luar ruang (outdoor) lengkap dengan dresscode-nya dengan mencantumkannya pada undangan.

5. Tema Pakaian.
Tentukan tema pernikahan Anda lengkap dengan dress-code-nya, baik mengenai warna pakaian, jenis pakaian era-tahun tertentu (60-an, 80-an), maupun pakaian tradisional Negara tertentu (Hawaiian, Americana, dsb)

6. Tema Makanan.
Sesuaikan menu hidangan untuk tamu dengan tema pernikahan Anda, sehingga tamu-tamu undangan semakin merasakan nuansa kental tema pernikahan Anda.

7. Tata Acara.
Rencanakan acara informal setelah acara inti usai dilaksanakan. Karena pernikahan outdoor identik dengan suasana informal dan akrab, maka lupakan aturan dan protokoler pernikahan resmi yang ada. Anda bisa mengatur acara-acara informal agar tamu undangan lebih santai menikmati acara pernikahannya seperti membiarkan mereka duduk santai sambil menikmati berbekyu dan live music berirama sedang –tidak terlalu kerasa atau sedang.

8. Event Organizer.
EO dalam hal ini tidak selalu sebuah biro jasa pengatur acara namun dapat juga saudara/teman dekat Anda yang Anda percayai mengatur jalannya kegiatan sedari awal hingga akhir. Baik urutan acara maupun mengkoordinasi item-item pengisi acaranya.

9. Perijinan.
Apabila acara Anda diselenggarakan di tempat-tempat umum, pastikan Anda sudah mengajukan perijinan ke pihak-pihak berwenang sehingga ketika acara berlangsung mereka tidak mempertanyakan perihal acara Anda.

10. Infrastruktur.
Pastikan arena outdoor Anda didukung pula oleh infrasutruktur dasar, seperti km/wc, listrik maupun air bersih, seperti halnya fasilitas di gedung pernikahan. Sehingga memudahkan tamu undangan apabila sewaktu-waktu membutuhkan fasilitas tersebut.

Sumber: Tips Anda



Yuwie - Get Friends

Jaringan BLoGGer


Read More......

Jan 12, 2009

Eksotik, Trend Wedding 2009

BERENCANA menikah pada tahun 2009?
Bila ya, maka pernikahan eksotik bisa menjadi pilihan Anda. Tren inilah yang ditawarkan di seluruh dunia dan diinterpretasikan dalam beragam nuansa.

Eksotik memiliki berbagai artian, tetapi kerap diidentikkan dengan sesuatu yang unik, tidak biasa. Nuansa seperti itulah yang menjadi acuan tren wedding internasional 2009. Jangan dulu berpikir mengadakan pernikahan di tengah hutan ala Tarzan dan Jane. Pernikahan eksotik di sini justru berhubungan dengan segala sesuatu yang kontemporer, tetapi dikombinasikan secara berbeda sehingga menghasilkan gaya baru.

Nina Callaway, pengasuh rubrik wedding di situs www.about.com, mengungkapkan, tren pernikahan eksotik ini sebenarnya sudah terlihat sejak 2 tahun lalu. Hanya, belum terbentuk secara konseptual. "Masyarakat urban menginginkan sesuatu yang berbeda, terutama saat mengadakan pesta pernikahan. Mereka ingin hal-hal yang selalu dikenang. Itulah yang menjadi dasar terbentuknya tren ini," tulisnya.

Lebih lanjut, Callaway mengatakan, perwujudan pernikahan eksotis bisa bervariasi. Misalnya pemilihan warna keseluruhan, gaun pengantin, atau justru dekorasi pernikahan. "Mereka tidak ingin lagi mengadakan pesta glamor. Simpel tapi penuh makna adalah pilihan yang dianggap tepat saat ini," sebut Callaway.

Hal itu terwujud dari pengadaan pesta sederhana. Instalasi seni bertabur bunga dianggap pemborosan. Sebaliknya, penempatan rangkaian bunga beserta lilin di meja-meja tamu dan di tempat-tempat tertentu menjadi sesuatu yang romantis, sekaligus intim. Begitu juga dengan wedding cake yang didesain cantik tapi tidak berlebihan.

"Sederhana tapi spesial adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sebuah pernikahan eksotik," katanya.

Lalu bagaimana merumuskan sebuah pernikahan eksotik? Bagaimanapun, pernikahan merupakan sebuah perhelatan besar yang harus dirumuskan jauh-jauh hari. Ada banyak hal kecil yang harus menjadi perhatian, selain hal-hal besar yang merupakan fokus utama.

Callaway mengatakan, langkah pertama dimulai dengan menentukan tanggal. Selanjutnya, pasangan harus bisa membagi tugas "kepanitiaan", tentang seberapa detail pesta pernikahan harus dilaksanakan. "Membuat jurnal adalah langkah selanjutnya bagi pasangan yang ingin merumuskan pesta pernikahannya sendiri. Jurnal itu akan menjadi bonus pada masa depan, bahkan bisa menjadi warisan manis bagi anak-cucu," tutur Callaway.

Cara yang lebih kontemporer adalah membuat jurnal elektronik di sebuah website. Hal ini sebenarnya sudah banyak dilakukan sepanjang 2008. Dengan adanya jurnal elektronik ini, kerabat dan sahabat bisa memantau sejauh mana persiapan pernikahan telah dilakukan. Mereka juga bisa memberi masukan secara langsung, sebaliknya pasangan dapat mengumumkan bantuan apa yang mereka butuhkan. Praktis dan lebih ekonomis tentunya.

Layaknya jurnal pernikahan, website ini juga bisa memuat perjalanan Anda sebelum menikah. Cerita saat pertama kali bertemu, berpacaran, hingga akhirnya memutuskan menikah. Demikian pula dengan foto-foto Anda beserta pasangan. Psst, jurnal semacam ini juga bisa menjadi sumber pemasukan bila ternyata traffic-nya cukup padat. Anda bisa bekerja sama dengan produsen untuk beriklan di situs pernikahan Anda.

Merumuskan pernikahan pada awal tahun bisa jadi perjuangan berat. Terutama berkaitan dengan penyewaan gedung atau hotel. Alternatifnya, selenggarakan pesta kebun. Lebih kecil memang, tapi lingkupnya yang terbatas justru membuat pesta Anda lebih bersifat kekeluargaan. Anda pun tidak perlu menjadi "pajangan" selama berjam-jam. Di pesta kebun, pasangan bisa lebih santai dan berkumpul bersama tamu. Hanya, sebelumnya pastikan dulu jumlah tamu dan luasan kebun. Jangan sampai pesta yang seharusnya kasual menjadi tidak terkendali akibat tamu yang membeludak.

Hal ini juga berlaku untuk makanan. Untuk pesta kasual, pilih menu yang simpel tapi mengenyangkan. Daripada menaruh meja prasmanan panjang, lebih baik menyediakan beragam booth "jajanan", di mana tamu bisa bergerilya mencari makanan yang mereka sukai.

Lokasi cek, katering cek, lalu bagaimana dengan dekorasi? Pesta pernikahan eksotik tentunya membutuhkan tata dekorasi yang tidak biasa. Coba Anda diskusikan dengan pihak penata dekorasi serta gedung. Bila mereka memberi keleluasaan, Anda bisa bebas berkreasi. Keluarkan ide dalam kepala dan bersenang-senanglah dengan fantasi dan imajinasi Anda semenjak kecil dulu.

Apakah Anda menginginkan fairy tale wedding ala Putri Salju dan Cinderella? Atau Anda justru ingin melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda? Pilihan di tangan Anda, tapi sebelumnya diskusikan dulu dengan pasangan dan keluarga.


Okezone



Yuwie - Get Friends

Jaringan BLoGGer


Read More......

Oct 27, 2008

First Met

ketika kontak berujung copy darat...
dipilih hari .... tgl ...saat pagi jelang siang

di Lobi Bellagio, Kuningan jadi pilihan edisi perdana
lirik2an penasaran jadi kendala.

akhirnya setelah sms, saling terlihat wajah masing-masing

"do u remember"

luv that day!




Cuma Lihat Iklan-Dapet Duit

Yuwie - Get Friends

Jaringan BLoGGer


Read More......