BeatMaster Radio
Jun 30, 2006
Jun 29, 2006
Proses Hidup
Tidak ada seseorang yang mau kecewa....
Tidak ada seseorang yang mau gagal dalam hidupnya...
Tidak ada seseorang yang mau sedih....
Tidak ada seseorang yang mau sakit hati...
Tidak ada seseorang yang mau di sakiti....
Tidak ada seseorang yang mau di manfaatkan....
Tidak ada seseorang yang tidak menyesal dalam hidupnya...
Tidak ada seseorang yang rela melepas pergi orang yang disayanginya..
Tapi...
Seseorang tidak bisa terhindar dari dari semua itu...
Karena itu semua sebuah konsekuensi dalam hidup....
Maka...Berusahalah untuk dapat...
Menerima rasa kecewa...
Menerima suatu kegagal...
Menerima rasa sedih...
Menerima rasa sakit hati...
Menerima jika disakiti....
Menerima jika dimanfaatkan...
Berusaha tidak menyesal atas apa yang sudah terjadi...
Berlapang dada jika harus ditinggal pergi oleh orang yang kita sayangi...
Tapi bukan berarti kita melupakan kenangan indah berdua...
Karena masih banyak bentuk sayang yang dapat dilakukan...
Ketahuilah...
Bahwa sangat sulit untuk melakukan ini semua...
Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba...
Karena jika kita telah siap dengan terpaan seperti itu...
Kita akan semakin kuat dalam menjalankan hidup ini...
T A T A P A N
Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia sedang tidur?
Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.
Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur.
Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.
Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur.
Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulaiterpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.
Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda.
Hmm...kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai-belai tubuh bayi kita itu kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhankita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.
Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu : Ayah, Ibu, Suami,Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, semuanya.
Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalah pahaman kecil yang entah kenapa selau saja nampak besar.
Secara ajaib Tuhan Yang Maha Esa mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur.Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan.
Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya.
Tanpa kata, tanpa suara dia berkata: "betapa lelahnya aku hari ini".
Dan penyebablelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah?
Tak lain adalah kita.Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah, ditambah kalo istri kita juga bekerja demi bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita.
Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua. Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya,
selamanya..................
Jun 14, 2006
You Are Beautiful
Accept yourself for who you are,
And hold your head up high.
In God's eyes you are beautiful,
Like a precious lullaby.
It doesn't matter where you're from,
Or who you are in life.
God made you as He wanted you;
Even though you may feel strife.
He has a plan for one called "you"
And sent with you a gift.
So you might spread His love around
And other's spirits lift.
Whenever you feel cast aside,
Take out your gift of love.
Let others see you care for them,
As God watches from above.
He will guide with tender mercies,
And blessings He will impart.
You will feel His loving presence,
As you hold Him to your heart.
And then you will feel beautiful!
As all eyes fall on you!
The beautiful person that you are,
Will show in all you do.
~southbreeze~
Langit Biru
Pagi telah datang
Sambutlah dengan wajah berseri
Tersenyumlah pada dunia
Kita rentang bahagia
Langkahkanlah kakimu
Ikutilah kata hatimu
Hilangkan s’gala prasangka
Menuju dunia baru
Kejarlah cita-citamu
Yang penuh harapan dan cinta
Lihatlah ke depan sana
Jalan kita terbujur panjang dan luas
Jangan sia-siakan waktumu dengan percuma
Matahari yang tersenyum menghangatkan batin jiwa
Jangan kau buat menangis dan tenggelam
Lihatlah ke atas sana
Harapmu terbentang luas disana
Duniamu yang hangat sehangat matahari pagi
Duniamu yang cerah secerah langit biru
~Unil~
Jun 9, 2006
Just Be
Be Strong enough to face the world each day
Be weak enough to know you can not do everything alone
Be generous to those who need your help
Be frugal with what you need yourself
Be wise enough to know that you do not know everything
Be foolish enough to believe in miracles
Be willing to share your joys
Be willing to share the sorrows of others
Be a leader when you see a path others have missed
Be a follower when you are shrouded in the midst of uncertainty
Be the first to congratulate an opponent who succeeds
Be the last to criticize a colleague who fails
Be sure when your next step will fall, so that you will not stumble
Be sure of your final destination in case you are going the wrong way.
Be loving to those who don’t love you, and they may change
Above all, just be yourself

