Pages

BeatMaster Radio

Free Shoutcast HostingRadio Stream Hosting

Jun 2, 2006

Dua Jalan

Ada sebuah jalan setapak
Jauh di dalam hutan
Yang lalu bercabang
Baik dan rawan
Aku memilih menempuh
Jalan yang kiri
Aku tak punya peta
Karena tak pernah di beri
Jalan yang kulalui ini
Kotor dan rusak

Dipenuhi tebaran mimpi
Yang patah dan koyak
Dilapisi kesalahan
Dan ditebari hati,
Yang diambil dari manusia
Dan dicabik mati
Penderitaan dan penyesalan
Banyak ditemukan di tempat ini
Kemanapun kau menoleh
Berserakan di sana sini
Aku ingin menyeberang
Ke jalan setapak yang satu lagi
Dan meninggalkan di belakang
Kemarahan menyakitkan ini
Kukira aku akan selamanya
Ditakdirkan berjalan dalam kegelapan
Dan semua gerbang
Terkunci rapat di kiri-kanan
Tapi ketika melanjutkan
Terlihat sebuah jembatan kecil
Jembatan harapan
Memanggil namaku di tempat terpencil
Perlahan aku menyeberang
Menuju jalan kebaikan
Akhirnya aku berada di jalan setapak itu
Yang menurutku seharusnya
Sudah kulakukan
Aku pernah salah
Tapi sekarang aku benar
Dan didepanku
Berkilau penuntun, sang sinar
Diubah oleh Sebuah langkah kecil
Aku mengubah langkahku
Semakin menjauh dari kegelapan
Tapi aku akhirnya
Ditarik menuju harapan
Aku menemukan jembatan kecil itu
Dan belajar menitinya pelan
Kesalahan sederhanaku
Mengikuti yang lain
Mengabaikan hati
Yang berbicara keras bukan main
Pilihan yang kauambil
Bisa mengubah hidupmu
Satu akan membawa kebahagiaan
Yang lain penderitaan kalbu
Mengikuti yang lain
Takkan membawamu kepada kemuliaan
Jika kau mengikuti hatimu
Kau akan dituntun terang kebenaran

By : Whitney Welch

Read More......

Anjing Yang Pintar


Seorang penjual daging mengamati suasana sekitar tokonya. Ia sangat terkejut melihat seekor anjing datatng ke samping tokonya. Ia mengusir anjing itu, tetapi anjing itu kembali lagi. Maka, ia menghampiri anjing itu & melihat ada suatu catatan di mulut anjing itu. Ia mengambil catatan itu dan membacanya," tolong sediakan 12 sosis dan satu kaki domba. Uangnya ada di mulut anjing ini."Si penjual daging melihat ke mulut anjing itu dan ternyata ada uang sebesar 10 dollar disana. Segera ia mengambil uang itu, kemudian ia memasukkan sosis dan kaki domba ke dalam kantung plastik dan diletakkan kembali di mulut anjing itu. Si penjual daging sangat terkesan. Kebetulan saat itu adalah waktu tutup tokonya, ia menutup tokonya & berjalan mengikuti si anjing.

Anjing tsb berjalan menyusuri jalan & sampai ke tempat penyeberangan jalan. Anjing itu meletakkan kantung plastiknya, melompat & menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu dgn sabar dgn kantung plastik dimulut, sambil menunggu lampu penyeberang berwarna hijau. Setelah lampu menjadi hijau, ia menyeberang sementara si penjual daging mengikutinya.
Anjing tsb kemudian sampai ke perhentian bus, dan mulai melihat " papan informasi jam perjalanan ". Si penjual daging terkagum-kagum melihatnya. Si anjing melihat " papan informasi jam perjalanan " dan kemudian duduk disalah satu bangku yg disediakan. Sebuah bus datang, si anjing menghampirinya & melihat nomor bus & kemudian kembali ke tempat duduknya.
Bus lain datang. Sekali lg bus lainnya datang. Sekali lg si anjing menghampiri & melihat nomor busnya. Setelah melihat bhw bus tsb adalah bus yg benar, si anjing naik. Si penjual daging, dgn kekagumannya mengikuti anjing itu & naik ke bus tsb. Bus berjalan meninggalkan kota, menuju ke pinggiran kota. Si anjing melihat pemandangan sekitar. Akhirnya ia bangun & bergerak ke depan bus, ia berdiri dgn 2 kakinya & menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar, kantung plastik masih tergantung di mulutnya.
Anjing tsb berjalan menyusuri jalan sambil dikuti si penjual daging. Si anjing berhenti pd suatu rumah, ia berjalan menyusuri jalan kecil & meletakkan kantung plastik pd salah satu anak tangga. Kemudian, ia mundur, berlari & membenturkan dirinya ke pintu. Ia mundur, & kembali membenturkan dirinya ke pintu rumah tsb. Tdk ada jawaban dr dlm rumah, jd si anjing kembali melalui jalan kecil, melompati tembok kecil & berjalan sepanjang batas kebun tsb. Ia menghampiri jendela & membenturkan kepalanya beberapa kali, berjalan mundur, melompat balik & menunggu di pintu. Si penjual daging melihat seorang pria tinggi besar membuka pintu & mulai menyiksa anjing tsb, menendangnya, memukulinya, serta menyumpahinya.
Si penjual daging berlari untuk menghentikan pria tsb," Apa yg kau lakukan ..??!! Anjing ini adalah anjing yg jenius. Ia dapat masuk televisi untuk kejeniusannya." Pria itu menjawab," Kau katakan anjing ini pintar ...??? Dlm minggu ini sdh dua kali anjing bodoh ini lupa membawa kuncinya ..!!!"

Refleksi : cerita ini sering terjadi dlm kehidupan kita. Banyak orang yg tdk pernah puas dgn apa yg telah mereka dpt. Seringkali kita tdk menghargai bawahan kita yg telah bekerja dgn setia selama bertahun2. Seringkali kita juga tdk menghargai atasan kita yg dipakai Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita. Kita selalu menonjolkan kesalahan & kelemahan tanpa melihat kelebihan & jasa orang lain.

~ Chandra Suwondho ( 100 renungan populer sepanjang masa 2 ) ~

Read More......

Patience In Prayer


When the idea is not right, God says, "NO".
No - when the idea is not the best.
No - when the idea is absolutely wrong.
No - when though it may help you,
It would create problems for someone else.

When the time is not right, God says, "SLOW".
What a catastrophe it would be if God answered every prayer at the snap of your fingers.
Do you know what would happen?God would become your servant, not your master.
Suddenly God would be working for you instead of you working for God.

When you are not right, God says,"GROW".
The selfish person has to grow in unselfishness.
The cautious person must grow in courage.The timid person must grow in confidence,
The dominating person must grow in sensitivity.The critical person must grow in tolerance.
The negative person must grow in positive attitudes.
The pleasure-seeking person must grow in compassion for suffering people.

When everything is all right, God says,"GO".
Then miracles happen:
A hopeless alcoholic is set free.
A drug addict finds release.
A doubter becomes a child in his belief.
Diseased tissue responds to treatment, and healing begins.
The door to your dream suddenly swings open and there stands God saying, "GO!".


Remember:
God's delays are not God's denials.
God's timing is perfect.
Patience is what we need in prayer.

Read More......

Alunan Nada Musik

Musik adalah jemari halus yang mengetuk pintu kalbu untuk membangun kehangatan dari tidurnya yang lelap.Ketukan jemari itu membuat hamparan kenangan hadir kembali, setelah hilang ditelan pekatnya malam.Ketukan itu membuat masa lalu terbuka kembali, setelah diselubungi berbagai peristiwa yang selalu datang silih berganti.

Alunan-alunan nada musik adalah senandung lembut yang kerap hadir di lembar-lembar imijinasi.Jika nada-nada itu dilantunkan dalam melodi kesedihan, maka ia menghadirkan kenangan silam disaat gundah dan putus asa. Tapi jika dilantunkan pada saat hati senang maka musik menghadirkan kenangan silam disaat damai dan bahagia......

Alunan nada-nada musik adalah kumpulan suara kesedihan yang membuat segala kegelisahan memenuhi tulang rusuk lalu menghadirkan seribu duka. Tapi ia juga bisa berupa susunan kata-kata ceria yang segera menguasai kalbu kita,lalu menari riang di sela tulang rusuk,menghadirkan seribu bahagia....

Alunan nada musik adalah bunyi petikan pada dawai yang masuk ke pendengaran kita membawa gelombang lembut . Kadang ia mampu memaksa tetesan air mata menyeruak dari kelopak karena merasa gerah bagai tersulut oleh api kerinduan tak tahan pada desakan gelisah cinta saat berpisah dengan kekasih karena himpitan kepedihan cinta yang luka tergores cakar-cakar penantian....Namun ia juga mampu menghadirkan simpul kesenyuman yang keluar perlahan dari gerakan lembut sepasang bibir indah sebagai isyarat rasa senang dan bahagia.

ALUNAN NADA MUSIK ADALAH NAFAS TERAKHIR AKALNYA HATI DAN NAFASNYA JIWA...(K. Gibran)

Read More......

May 15, 2006

The Time

To realize the value of ten years:
Ask a newly divorced couple.

To realize the value of four years:
Ask two, now single, high school sweethearts.

To realize the value of one year:
Ask a student who has failed a final exam.

To realize the value of nine months:
Ask a mother who gave birth to a still born.

To realize the value of one month:
Ask a mother who has given birth to a premature baby.

To realize the value of one week:
Ask an editor of a weekly newspaper.

To realize the value of one hour:
Ask the lovers who are waiting to meet.

To realize the value of one minute:
Ask a person who has missed the train, bus or plane.

To realize the value of one second:
Ask a person who has survived an accident.

To realize the value of one millisecond:
Ask the person who has won a silver medal in the Olympics.

Time waits for no one.
Treasure every moment you have.
You will treasure it even more when you can share it with someone special.

Read More......

Apr 5, 2006

You Are So Blessed

If you woke up this morning With more health than illness,
you are more blessed than the Million who won't survive the week.

If you have never experienced the danger of battle, the loneliness of imprisonment, the agony of torture orthe pangs of starvation,
you are ahead of 20 million people around the world.

If you attend a church meeting without fear of harassment, arrest, torture, or death,
you are more blessed than almost three billion people in the world.

If you have food in your refrigerator, clothes on your back, a roof over your head and a place to sleep,
you are richer than 75% of this world.

If you have money in the bank, in your wallet, and spare change in a dish someplace,
you are amongthe top 8% of the world's wealthy.

If your parents are still married and alive,
you are very rare, especially in the United States.

If you hold up your head with a smile on your face and are truly thankful,
you are blessed because the majority can, but most do not.

If you can hold someone's hand, hug them or even touch them on the shoulder,
you are blessed because you can offer God's healing touch.

If you can read this message,you are more blessed than over two billion people in the world that cannot read anything at all.

You are so blessed in ways you may never even know

Read More......